WORKSHEET HUMAN-INTEGRATED SYSTEMS (ISYE6188037) BIOMECHANICS AND DESIGN OF MANUAL HANDLING Arranged by: HIS04 ABDA MARIA WINASTUTI PURWANTO RHEISYA TALITHA AZZAHRA RIKI RIYADI GIGIH PRAMUDITO 2702483832 2702481833 2702492484 2702485882 INTEGRATED INDUSTRIAL ENGINEERING LABORATORY INDUSTRIAL ENGINEERING DEPARTMENT FACULTY OF ENGINEERING BINUS UNIVERSITY JAKARTA 2024 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) 2 Module 3 Biomechanics and Design of Manual Handling LO1: Explain the human’s physical, biological, and psychological to represent the industrial problems. LO2: Apply the tools and techniques of human factors in industrial engineering problems. I. Objectives Tujuan-tujuan dari worksheet ini adalah: 1. Mampu membedakan teknik mengangkat yang tepat dan tidak tepat yang berpotensi menimbulkan bahaya/kecelakaan. 2. Dapat menghitung persamaan angkat NIOSH. 3. Menganalisa pengaruh dan dampak compressive force dan shear force terhadap proses mengangkat beban. 4. Menganalisa persamaan angkat NIOSH, compressive force dan shear force. 5. Menganalisa faktor resiko ergonomis lainnya yang dapat mempengaruhi cedera akibat mengangkat beban. 6. Menganalisa dan menerapkan prinsip-prinsip ergonomi dalam mendesain ulang tempat kerja. II. Result and Analysis 1. Lengkapi data pada tabel berikut berdasarkan praktikum yang Anda lakukan. Tabel 2.1 Data Perhitungan NIOSH No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Keterangan Hawal Hakhir Vawal Vakhir Frequency Weight LC Waktu Aawal Aakhir FM CM Nilai 39,2 cm 40 cm 88,4 cm 12 cm 48 kali 4 kg 23 kg 3 menit 0º 90º 0 0,9 (poor) Sumber: (Diolah oleh Penulis) Keterangan : Hawal = Jarak horizontal dari dada praktikan ke pusat beban beban saat berdiri. Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) 3 Hakhir = Jarak horizontal dari titik tengah antara kedua kaki praktikan ke pusat beban saat jongkok. Vawal = Jarak vertikal dari lantai ke permukaan pusat beban saat berdiri. Vakhir = Jarak vertikal dari lantai ke pusat beban saat jongkok. Aawal = Sudut yang dibentuk saat praktikan berdiri antara praktikan dengan beban. Aakhir = Sudut yang dibentuk saat praktikan jongkok antara praktikan dengan beban. Frekuensi = Jumlah pengulangan praktikan mengangkat beban. Waktu = Waktu praktikan selama pengulangan mengangkat beban. LC = Maksimum batas aman pengangkatan beban. LW = Berat beban. Tabel 2.2 Data Perhitungan Compressive dan Shear Force No. 1 2 3 4 5 6 7 Keterangan Lload Lbody Mload Mbody π d g Nilai 64 cm 33 cm 4 kg 96 kg 70º 0,03 m 10 m/s2 Sumber: (Diolah oleh Penulis) Keterangan : Mbody = Massa operator Mload = Massa beban L tubuh = Jarak dari pusat massa operator (tulang ekor) ke dada. L beban = Jarak dari pusat massa operator (tulang ekor) ke pusat massa beban. θ = Sudut yang dibentuk pada saat tubuh membungkuk sambil mengangkat beban. d = Jarak antar ruas tulang belakang operator. g = Gaya gravitasi bumi. Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) 4 2. Hitunglah nilai RWLawal dan akhir dan LIawal dan akhir berdasarkan data yang telah Anda kumpulkan, serta hitunglah usulan perbaikannya apabila nilai RWL dan LI di atas batas aman. Diketahui : Load Constant (LC) = 23 kg Load Weight (LW) = 4 kg Lifting Repetition = 48 kali Times = 3 menit FM =0 CM = 0,9 (poor) Aawal = 0ο° Aakhir = 90ο° Hawal = 39,2 cm Hakhir = 40 cm Vawal = 88,4 cm Vakhir = 12 cm Jawab : 25 25 = 39,2 = 0,6377551 ο» 0,64 HMawal =π» HMakhir =π» VMawal = 1 - (0,003|Vawal - 75|) ππ€ππ 25 ππβππ 25 = 40 = 0,625 ο» 0,63 = 1 - (0,003|88,4 - 75|) = 0,9598 ο» 0,96 VMakhir = 1 - (0,003|Vakhir - 75|) = 1 - (0,003|12 - 75|) = 0,811 ο» 0,81 AMawal = 1 - (0,0032 x Aawal) = 1 - (0,0032 x 0ο°) =1 AMakhir = 1 - (0,0032 x Aakhir) = 1 - (0,0032 x 90ο°) = 0,712 ο» 0,71 D = |Vawal - Vakhir| Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) 5 = |88,4 - 12| = 76,4 DM = 0,82 + (4,5/D) = 0,82 + (4,5/76,4) = 0,878900524 ο» 0,88 Frekuensi = ππππ¦ππππ¦π ππππππππππ‘ππ π€πππ‘π’ ππππππππππ‘ππ 48 = 3 = 16 RWLawal = LC x HMawal x VMawal x DM x AMawal x FM x CM = 23 x 0,64 x 0,96 x 0,88 x 1 x 0 x 0,9 =0 RWLakhir = LC x HMakhir x VMakhir x DM x AMakhir x FM x CM = 23 x 0,63 x 0,81 x 0,88 x 0,71 x 0 x 0,9 =0 πΏπ LIawal = π ππΏ LIakhir = π ππΏ ππ€ππ πΏπ ππβππ 4 =0=ο₯ 4 =0=ο₯ LI tak terhingga, jadi bisa disimpulkan LI tidak di batas aman. Usulan perbaikan agar nilai RWL dan LI di batas aman : FM Factor = 1 RWLawal = LC x HMawal x VMawal x DM x AMawal x FM x CM = 23 x 0,64 x 0,96 x 0,88 x 1 x 1 x 0,9 = 11,1919104 ο» 11,2 RWLakhir = LC x HMakhir x VMakhir x DM x AMakhir x FM x CM = 23 x 0,63 x 0,81 x 0,88 x 0,71 x 1 x 0,9 = 6,59989361 ο» 6,6 πΏπ LIawal = π ππΏ LIakhir = π ππΏ ππ€ππ πΏπ ππβππ 4 = 11,2 = 0,35714 ο» 0,36 4 = 6,6 = 0,60606 ο» 0,60 LI di batas aman karena LIawal = 0,36 dan LIakhir = 0,60. Nilai LI ο£ 1 = not dangerous. Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) 6 3. Hitunglah nilai compressive dan shear force berdasarkan data yang telah Anda kumpulkan. Diketahui : Mload = 4 kg Mbody = 96 kg Lload = 64 cm = 0,64 m Lbody = 33 cm = 0,33 m g = 10 m/s2 ο± = 70ο° d = 0,03 m Jawab : οM =0 Mexternal + Minternal = 0 Mexternal = (Mupperbody + Mload) = ((-Fupperbody x Lbody) + (-Fload x Lload)) = (-(68,8% x Mbody x g) (Lbody)) + (-(Mload x g) (Lload)) = (-(68,8% x 96 x 10) (0,33)) + (-(4 x 10) (0,64)) = -243,56Nm Minternal = -Mexternal Minternal = Fmuscle x d 243,56Nm = Fmuscle x 0,03 Fmuscle = 8118,66N Fcompression = Fbody sin ο± + Fload sin ο± + Fmuscle = (Mbody x g x sin ο±) + (Mload x g x sin ο±) + Fmuscle = (96 x 10 x sin 70) + (4 x 10 x sin 70) + 8118,66 = 9058,35N Fshear = Fbody cos ο± + Fload cos ο± = (Mbody x g x cos ο±) + (Mload x g x cos ο±) = (96 x 10 x cos 70) + (4 x 10 x cos 70) = 342,02N Fcompression = 9058,35N οΎ 3400N, Fshear = 342,02N οΌ 500N Bisa disimpulkan bahwa aktivitas mengangkat (lifting activity) tidak aman. Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) 7 4. Lakukan analisis terhadap perhitungan NIOSH, compressive force, dan, shear force yang telah Anda hitung. Perhitungan nilai NIOSH adalah perhitungan yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengukur level risiko beban kerja yang diterima pada pekerja. Berdasarkan perhitungan yang kami lakukan, dihasilkan data perhitungan sebagai berikut : πΏπ LIawal = π ππΏ LIakhir = π ππΏ ππ€ππ πΏπ ππβππ 4 =0=ο₯ 4 =0=ο₯ Berdasarkan limit dan toleransi yang sudah ditetapkan kami menyimpulkan bahwa risiko beban kerja berada di atas batas aman, dikarenakan LI bernilai ο₯ yang mana LI melebihi 3 (LI > 3). LI ≤ 1 Not dangerous 1 < LI ≤ 3 Quite dangerous LI > 3 Extremly dangerous Perhitungan compressive force, dan, shear force Perhitungan Compression force adalah perhitungan terhadap gaya atau beban yang muncul, yang memberikan tekanan fisik yang menekan tubuh pekerja secara vertikal. Perhitungan Shear force adalah perhitungan terhadap gaya geser yang muncul yang memberikan tekanan horizontal yang muncul menggeser pada tubuh pekerja. Berdasarkan perhitungan yang kami lakukan, dihasilkan data perhitungan sebagai berikut : Fcompression = 9058,35N οΎ 3400N Fshear = 342,02N οΌ 500N Berdasarkan limit dan toleransi yang sudah ditetapkan kami menyimpulkan bahwa Fcompression berada di atas batas aman, sedangkan Fshear berada dibatas aman. Dengan batas aman sebagai berikut : F Compression < 3400N, Fshear < 500N Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) 8 5. Gunakan fitur metode REBA pada software Ergofellow untuk menganalisis postur tubuh praktikan ketika mengangkat beban pada posisi berdiri dan jongkok, lalu berikan usulan perbaikan apabila hasil dari REBA masih di atas batas aman. Posisi Berdiri Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 9 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 10 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Posisi berdiri masih dalam batas aman. Posisi Jongkok Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 11 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 12 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 13 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) 14 Posisi jongkok masih diatas batas aman, namun memiliki risiko medium. Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Usulan Posisi Jongkok Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 15 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 16 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Usulan mengasilkan Score 2 yang artinya relatif aman. Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 17 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) 18 6. Lakukan analisis terhadap hasil analisis metode REBA untuk praktikum pengangkatan beban. Metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) adalah salah satu metode yang digunakan untuk analisis ergonomi. Metode ini berlaku untuk analisis postur tubuh dari mulai tubuh bagian atas (lengan, lengan bawah, dan pergelangan tangan), batang tubuh, leher, dan tubuh bagian bawah. Selain itu, REBA juga membedakan jenis genggaman dan aktivitas otot yang dilakukan. Sistem ini mengidentifikasi lima tingkat risiko. Berikut adalah tingkatan risiko berdasarkan skor perhitungan menggunakan metode REBA: Berdasarkan video, posisi leher tidak menunduk atau menengadah lebih dari 20 derajat, posisi badan tegak lurus, dan menggunakan kedua kaki secara tegak. Beban yang diangkat kurang dari 5 kg, posisi lengan atas 20-45 derajat, lengan bawah menekuk 60-100 derajat, dan pergelangan tangan menekuk kurang lebih 15 derajat. Coupling (pegangan/handle) lemah. Aktivitas dilakukan secara berulang, lebih dari 4 kali per menit. Dari hasil analisis menggunakan software ErgoFellow, posisi berdiri menghasilkan skor 2, yaitu risiko rendah. Untuk skor 2-3, masih termasuk dalam batas aman, tetapi diperbolehkan jika ada perubahan. Karena skor REBA masih tergolong rendah, maka saat ini tidak ada usulan perubahan posisi. Untuk posisi jongkok, leher tidak menunduk atau menengadah lebih dari 20 derajat, posisi badan condong pada sudut 0-20 derajat, serta ditopang oleh satu kaki. Beban masih sama, yaitu kurang dari 5 kg, posisi lengan atas ± 20 derajat, lengan bawah menekuk 60-100 derajat, dan pergelangan tangan menekuk kurang lebih 15 derajat. Coupling (pegangan/handle) lemah. Aktivitas dilakukan secara berulang, lebih dari 4 kali per menit. Dari data tersebut, dihasilkan skor REBA sebesar 4, termasuk pada aktivitas dengan risiko medium. Tingkat risiko medium perlu investigasi lanjutan untuk membuat perubahan postur. Posisi yang diusulkan untuk perubahan postur ini yaitu dengan mengubah posisi tubuh menjadi tegak, dan coupling (pegangan/handle) menjadi lebih tepat di tengah sehingga genggaman menjadi lebih kuat. Perubahan ini menurunkan skor REBA dari 4 menjadi 2, risiko turun menjadi risiko rendah, sehingga lebih aman untuk operator. Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) 19 Jika tingkat risiko ingin diturunkan menjadi lebih rendah, maka dapat dilakukan rekayasa lain seperti mengurangi repetisi gerakan, serta menggunakan alat bantu angkat-angkut yang bisa mengurangi beban dan aktivitas mengangkat beban yang dilakukan operator. 7. Gunakan metode ROSA (Rapid Office Strain Assesment) untuk menganalisis postur tubuh praktikan ketika berada di meja kerja di kantor, lalu berikan usulan perbaikan metode ROSA apabila hasilnya di atas batas aman. Jawab: Jawaban terlampir pada Excel. Rapid Office Strain Assessment (ROSA) Evaluator: Riki Riyadi Date: Company: Department: Job Description: Supervisor: 31 Desember 2024 When pasting title block information, paste into cell C4 using the "Paste Values" option. Task Being Analyzed: Chair Height Too low- Knee Angle < 90° (2) Section A Knees at 90° (1) Additional Considerations Too High Knee Angle > 90° (2) Insufficient Space Under Desk - Ability to Cross Legs (+1) No foot contact on ground (3) Seat Pan Depth Score Section A Score 2 4 Non-Adjustable (+1) Additional Considerations + Score A & B Score Duration Chair Score 2 3 1 4 Non- Adjustable (+1) Too Short - > 3" of space (2) Approximately 3 inches of Too Long space between knee and < 3" of space (2) edge of seat. (1) FALSE Additional Considerations Armrests Elbows Supported in line with shoulders, shoulders relaxed (1) Section B Too Low (Arms Unsupported) (2) Too High (Shoulders Shrugged) (2) Too Wide (+1) Section B Score 1 2 Hard/Damaged surface (+1) Non- Adjustable (+1) Additional Considerations Back Support Score Additional Considerations ROSA Grand Score 1 Adequate Lumbar Angled Too Far Work Surface Too High, Shoulders Back Rest NonSupport- Chair reclined No Lumbar Support OR Back (Greater than Angled Too Far No Back Support (ie Stool Shrugged Lumbar Support Not in Small of Adjustable (+1) Forward (Less OR Worker Leaning between 95° and 110 ° 110°) (2) (+1) Back (2) than 95°) (2) Forward) (2) (1) Monitor NOTES: + Score Score Duration 2 1 Score Duration Section C Score 1 1 3 Score Duration 2 1 Score Duration Section D Score 1 1 3 Duration: +1 if ≥ 1 hr/day consecutively or ≥ 4 hrs/day intermittently Too High (3) Section C Arm's Length Distance (40- Too Low (below 75cm) / Screen at Eye 30°) (2) Level (1) Glare on Screen (+1) Too Far (+1) Documents - No Holder (+1) Neck Twist Greater than 30° (+1) Telephone Additional Considerations No Hands-Free Option (+1) Headset / One Hand on Phone & Neutral Neck Posture (1) Too Far of Reach (outside of 30 cm) (2) Neck and Shoulder Hold (+2) 0 if 30 min - 1 hr/day consecutively or 1-4 hrs/day intermittently -1 if < 30 min/day consecutively or < 1 hr/day intermittently Peripherals Score Mouse Section D Mouse in line with Shoulder (1) Additional Considerations Mouse/Keyboard on Different Surfaces (+2) Reaching To Mouse (2) Keyboard Wrists Straight, Shoulders Relaxed (1) Wrists Extended/ Keyboard on Positive Angle (>15° Wrist Extension) (2) Pinch Grip on Mouse (+1) Palmrest in Front of Mouse (+1) Additional Considerations Deviation While Typing (+1) Keyboard Too High Shoulders Shrugged (+1) Reaching to Overhead Items (+1) Platform Non-Adjustable (+1) Reference: Sonne, Michael, Dino L. Villalta, and David M. Andrews. "Development and evaluation of an office ergonomic risk checklist: ROSA- Rapid office strain assessment." Applied Ergonomics. 43 (2012): 98-108. Print. Postur kurang baik Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 3 4 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) 20 Rapid Office Strain Assessment (ROSA) Evaluator: Riki Riyadi Date: Company: Department: Job Description: Supervisor: 31 Desember 2024 When pasting title block information, paste into cell C4 using the "Paste Values" option. Task Being Analyzed: Chair Height Too low- Knee Angle < 90° (2) Section A Knees at 90° (1) Additional Considerations Too High Knee Angle > 90° (2) Insufficient Space Under Desk - Ability to Cross Legs (+1) No foot contact on ground (3) Seat Pan Depth Score Section A Score 1 2 Non-Adjustable (+1) Additional Considerations + Score A & B Score Duration Chair Score 1 2 1 3 Non- Adjustable (+1) Too Short - > 3" of space (2) Approximately 3 inches of Too Long space between knee and < 3" of space (2) edge of seat. (1) FALSE Additional Considerations Armrests Elbows Supported in line with shoulders, shoulders relaxed (1) Section B Too Low (Arms Unsupported) (2) Too High (Shoulders Shrugged) (2) Too Wide (+1) Section B Score 1 2 Hard/Damaged surface (+1) Non- Adjustable (+1) Additional Considerations Back Support Score Additional Considerations ROSA Grand Score 1 Adequate Lumbar Angled Too Far Work Surface Too High, Shoulders Back Rest NonSupport- Chair reclined No Lumbar Support OR Back (Greater than Angled Too Far No Back Support (ie Stool Shrugged Lumbar Support Not in Small of Adjustable (+1) Forward (Less OR Worker Leaning between 95° and 110 ° 110°) (2) (+1) Back (2) than 95°) (2) Forward) (2) (1) Monitor NOTES: + Score Score Duration 1 1 Score Duration Section C Score 1 1 2 Score Duration 1 1 Score Duration Section D Score 1 1 2 Duration: +1 if ≥ 1 hr/day consecutively or ≥ 4 hrs/day intermittently Too High (3) Section C Arm's Length Distance (40- Too Low (below 75cm) / Screen at Eye 30°) (2) Level (1) Glare on Screen (+1) Too Far (+1) Documents - No Holder (+1) Neck Twist Greater than 30° (+1) Telephone Additional Considerations No Hands-Free Option (+1) Headset / One Hand on Phone & Neutral Neck Posture (1) Too Far of Reach (outside of 30 cm) (2) Neck and Shoulder Hold (+2) 0 if 30 min - 1 hr/day consecutively or 1-4 hrs/day intermittently 3 -1 if < 30 min/day consecutively or < 1 hr/day intermittently Peripherals Score Mouse Section D Mouse in line with Shoulder (1) Additional Considerations Mouse/Keyboard on Different Surfaces (+2) Reaching To Mouse (2) Keyboard Wrists Straight, Shoulders Relaxed (1) Wrists Extended/ Keyboard on Positive Angle (>15° Wrist Extension) (2) Pinch Grip on Mouse (+1) Palmrest in Front of Mouse (+1) Additional Considerations Deviation While Typing (+1) Keyboard Too High Shoulders Shrugged (+1) Reaching to Overhead Items (+1) Platform Non-Adjustable (+1) 2 Reference: Sonne, Michael, Dino L. Villalta, and David M. Andrews. "Development and evaluation of an office ergonomic risk checklist: ROSA- Rapid office strain assessment." Applied Ergonomics. 43 (2012): 98-108. Print. Postur baik 8. Lakukan analisis terhadap hasil analisis metode ROSA. Jawab : Analisis terhadap analisis metode Rosa kami mendapatkan hasil akhir dengan score 4 yang menandakan postur tubuh saat bekerja sudah dalam rentang baik yaitu antara 1-5 dan tidak memerlukan penilaian lebih lanjut. Saat hasil yang dimiliki tidak melebihi 5 maka posisi tersebut dianggap aman dan memiliki resiko rendah terjadinya cidera pada seseorang. Pada section A bagian Chair Height didapatkan score 2 yaitu lutut membentuk sudut diatas 90, dan kaki menyentuh lantai sebagai penopang tambahan, lalu pada bagian Seat Pan Depth mendapatkan score akhir 2 karena diperkirakan posisi lutut dan tepi kursi memiliki jarak diatas sekitar 3 inchi, jarak tersebut terlalu jauh. Pada section B bagian Armrests mendapatkan nilai 1 karena armrest sejajar dan segaris dengan siku tangan, lalu pada bagian back support mendapat nilai 1 karena recline ada disekitar 95 yang masih ada dalam batas aman. Maka untuk section A dan B memiliki total nilai 2 dan durasi 1 karena duduk dilakukan melebihi 4 jam, maka pada bagian ini total nilai adalah 3. Pada section C bagian monitor mendapatkan nilai 2 jarak tangan dan monitor diantara 75 cm dan posisi layar monitor berada di bawah dan menggunakan durasi lebih dari 4 jam maka total score 3, untuk bagian Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) 21 Telephone mendapatkan nilai 2, karena jarak ke telephone cukup dekat dan durasi waktu +1, maka total pada bagian telephone adalah 2. Pada section D bagian Mouse mendapatkan nilai 3, 2 nilai didapat dari mouse yang sejajar dengan siku tangan dan grip pada mouse yang terlalu kecil maka tidak nyaman, durasi yang digunakan lebih dari 4 jam maka +1, total nilai pada bagian mouse adalah 3. Pada bagian Keyboard mendapat nilai total 2, didapat dari pergelangan yang sejajar dan relax terhadap keyboard dan durasi +1, maka total pada bagian keyboard adalah 2 dan dokumen berada pada meja. Setelah semua section dilakukan penilaian, maka didapatkan hasil akhir 4, yang menandakan posisi duduk seseorang dalam batas aman, namun ada beberapa hal yang bisa dibenahi agar mendapatkan nilai serendah mungkin seperti layar monitor yang seharusnya sejajar dengan mata, posisi kaki yang sejajar antara kiri dan kanan posisi siku tangan tidak sejajar dengan mouse, dan grip mouse yang diperbaiki sehingga didapatkan score akhir 3 untuk perbaikan postur yang baik. III. Conclusion Kesimpulan dari worksheet ini adalah: 1. Ketepatan posisi saat mengangkat dapat mempengaruhi potensi bahaya dan kecelakaan kerja. Risiko bahaya dan kecelakaan kerja akan berkurang jika teknik dan posisi yang dilakukan sudah tepat. 2. Persamaan angkat NIOSH dapat dihitung dari data jarak beban dari operator/praktikan (H awal dan H akhir,) jarak beban dengan lantai (V awal dan V akhir), sudut yang dibentuk saat berdiri dan jongkok (A awal dan A akhir), banyaknya repetisi, berat beban (LW) , batas aman maksimum pengangkatan beban (LC), waktu selama mengangkat beban, massa tubuh operator, jarak pusat massa operator ke dada dan pusat massa beban, jarak antar ruas tulang operator, serta gaya gravitasi bumi. Dari data tersebut, dapat dihasilkan nilai Recommended Weight Limit (RWL), Lifting Index (LI), nilai compressive serta shear force. 3. Beban mekanik yang melebihi batas kemampuan tubuh operator dapat mengakibatkan cedera. Compression Force serta shear force yang tinggi dapat membahayakan tulang belakang. 4. Nilai yang diperoleh berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan ditampilkan pada tabel berikut: Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) RWL RWL LI LI awal akhir awal akhir 0 0 ο₯ ο₯ 22 RWL RWL awal akhir usulan usulan 11,2 6,6 LI awal usulan 0,36 LI akhir usulan 0,60 Compressive Force (N) Shear force (N) 9058,35 342,02 5. Faktor risiko ergonomis lain yang dapat mempengaruhi cedera akibat mengangkat beban selain yang berkaitan dengan posisi tubuh adalah penggunaan alat, kondisi pencahayaan, dan suhu lingkungan kerja. 6. Dalam mendesain atau desain ulang tempat kerja, perlu dilakukan analisis dan penerapan prinsip ergonomi yang disesuaikan dengan kondisi pekerjaan, peralatan yang digunakan, serta layout area kerja sehingga potensi bahaya dan kecelakaan kerja dapat berkurang. Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) 2 REFERENSI Aprilianne, C., Gracia, G., dan Nugraha, P. (2023). ANALISA FAKTOR RISIKO ERGONOMI TENAGA KERJA KONSTRUKSI UNTUK PEKERJAAN PEMBETONAN PADA PROYEK APARTEMEN DI DAERAH JAKARTA UTARA. Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil, 2(1), 18-24 Gallagher, S., & Marras, W. S. (2012). Tolerance of the lumbar spine to shear: A review and recommended exposure limits. Clinical Biomechanics, 27(10), 973–978. https://doi.org/10.1016/j.clinbiomech.2012.08.009 Hita-Gutiérrez, M., Gómez-Galán, M., Díaz-Pérez, M., & Callejón-Ferre, Á. J. (2020). An Overview of REBA Method Applications in the World. International journal of environmental research and public health, 17(8), 2635. https://doi.org/10.3390/ijerph17082635 Lop, N. S. B., Salleh, N. M., Zain, F. M. Y., & Saidin, M. T. (2019). Ergonomic Risk Factors (ERF) and their Association with Musculoskeletal Disorders (MSDs) among Malaysian Construction Trade Workers: Concreters. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 9(9). https://doi.org/10.6007/ijarbss/v9-i9/6420 Prayoga, D., dan Nurwildani M. F., (2023). Analisis Postur Tubuh pada Pekerja dengan Metode Rapid Entire Body Assissment (REBA) pada CV SP Aluminium Yogyakarta. KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi, 3(2), 436447. Taghavi, S. M., Mokarami, H., Ahmadi, O., Stallones, L., Abbaspour, A., & Marioryad, H. (2017). Risk Factors for Developing Work-Related Musculoskeletal Disorders during Dairy Farming. The International Journal of Occupational and Environmental Medicine, 8(1), 39–45. https://doi.org/10.15171/ijoem.2017.861 Tiogana, V., dan Natalia Hartono. (2020). Analisis Postur Kerja dengan Menggunakan REBA dan RULA di PT X. Journal of Integrated System, 3(1), 9-25. Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) IV. Lampiran Lampiran 1: Screenshot Video Biomechanics - Posisi Berdiri (posisi awal) H awal (jarak dari dada praktikan ke pusat beban) V awal (jarak vertikal dari lantai ke permukaan pusat beban saat berdiri) Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 3 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) - 4 Posisi Jongkok (posisi akhir) H akhir (jarak horizontal dari titik tengah dari kedua kaki praktikan ke pusat beban saat jongkok) V akhir (jarak dari lantai ke pusat beban saat jongkok) Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) A akhir (sudut yang dibentuk saat jongkok antara praktikan dengan beban) Lampiran 2: Foto Postur Awal dan Usulan Gambar 1 : Bad Position Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 5 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Gambar 2 : Good Position Lampiran 2: Pengerjaan dengan Software Ergofellow Posisi Berdiri Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 6 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 7 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 8 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Posisi Jongkok Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 9 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 10 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 11 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 12 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Usulan Posisi Jongkok Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 13 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 14 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 15 Practicum Weekly Worksheet Human-Integrated Systems (ISYE6188037) Industrial Engineering Laboratory Industrial Engineering Department BINUS University 16
0
You can add this document to your study collection(s)
Sign in Available only to authorized usersYou can add this document to your saved list
Sign in Available only to authorized users(For complaints, use another form )